Kandungan Alami dan Manfaat Bunga Kenanga

Sejauh ini, orang tahu bunga Cananga sebagai bunga mistis. Selain bunga Kanthil dan Frangipani, bunga ylang lebih sering digunakan untuk kematian. Bunga Cananga juga sering digunakan untuk ritual yang berbau bid’ah.

Padahal, bunga kenanga mengandung beberapa manfaat bagi kesehatan manusia.

Tahukah Anda apa manfaat kesehatan dari bunga Cananga?

Tidak seperti pohon bunga lainnya, Ylang adalah pohon besar dengan ketinggian lebih dari lima meter. Dalam budidaya, bagaimanapun, pohon peringatan sering dipangkas hingga ketinggian hanya tiga meter. Ini dilakukan untuk merangsang pertumbuhan cabang dan lebih banyak bunga.

Kandungan Alami dan Manfaat Bunga Kenanga

Informasi diperoleh dari berbagai sumber bahwa Ylang mengandung senyawa alami seperti asam bensoic, geraniol, farnesol, geraniol, bensin asetat, eugenol, cadines, linalool, sadrol dan pinene.

Untuk alasan ini, Ylang memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti aromaterapi. Kandungan minyak atsiri dalam bunga kenanga yang digunakan sebagai aromaterapi diyakini membantu mengatur kelenjar adrenal dalam sistem saraf. Penggunaan bunga kenanga aromaterapi dapat memiliki efek menenangkan dan menghilangkan perasaan panik, gelisah atau marah.

Bunga kenanga juga dapat digunakan untuk mengobati encok dan rematik. Caranya adalah dengan mengambil sekitar 12 bunga kenanga yang tidak berbunga. Tambahkan 30 gram daun srikaya, 20 gram daun ketapang, 20 gram jahe, 10 butir lada dan kapur sirih. Hancurkan halus. Oleskan campuran ke bagian yang sakit. Lakukan dua kali sehari.

Bunga-bunga yang dapat kita temukan di hutan dan di rumah-rumah penduduk mengandung beberapa senyawa alami seperti asam bensoic, geraniol, farnesol, geraniol, bensin asetat, eugenol, cadine, linalool, sadrol dan pinene. Selain itu, bunga kenanga juga dikenal sebagai penghasil minyak yang cukup tinggi, tetapi kandungan minyaknya sangat fluktuatif.

Bagi Anda yang ingin mengetahui manfaat dan manfaat bunga Cananga, berikut penjelasannya.

1) aromaterapi

Kandungan minyak atsiri dalam bunga Cananga dapat digunakan sebagai bahan alternatif untuk produksi parfum aromaterapi. Kandungan minyak diyakini membantu mengatur kelenjar adrenal yang terkandung dalam sistem saraf.

Atasi kulit kering

Ekstrak bunga Cananga kuning-hijau biasanya digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan sabun. Biasanya untuk menyeimbangkan kandungan minyak di kulit kita. Sangat cocok untuk orang dengan kulit kering.

2) Mencegah bau badan

Bau tubuh yang tidak sedap dapat diatasi dengan mengonsumsi rempah-rempah yang terbuat dari bunga Kenanga hingga 15 gram dan gula pasir yang cukup dalam 600 ml air bersih sampai hanya setengah dari air rebusan yang tersisa. Setelah disaring, segera gunakan campuran herbal ini.

3) Obati penyakit kuning

R. Broto Sudibyo, pengembang kesehatan masyarakat di Rumah Sakit Bethesda di Yogyakarta, menemukan bahwa manfaat dari bunga yang ditarik dapat digunakan untuk mengobati penyakit kuning yang tidak disebabkan oleh hepatitis. Kenangan ingatan ini tidak memiliki efek samping.

4) Mengatasi asam urat (rematik)

Untuk mengatasi encok atau sering disebut rematik, biasanya bunga kenanga yang belum mekar +/- 12 kuntum, kemudian dengan bahan lain seperti daun srikaya +/- 30 gram, daun ketapang +/- 20 gram, jahe + ditumbuk halus / – 20 gram, 10 butir lada dan kapur sirih sebagai obat gosok untuk tubuh yang sakit. Ini harus dilakukan setidaknya dua kali sehari.

5) Perawatan kudis

Bunga kenanga juga dapat digunakan untuk mengobati kudis atau yang biasa dikenal sebagai kudis. Caranya adalah dengan menerapkan efek +/- 50 gram bunga kenanga, yang sebentar dipanaskan dengan minyak goreng, ke kulit yang terkena.

6) Perawatan untuk sesak napas

Bagi Anda yang memiliki masalah pernapasan seperti sesak napas, makan campuran bunga herbal ini dapat membantu dengan perawatan. Jika Anda ingin mengobati penyakit ini, Anda dapat mengkonsumsi rebusan bunga kenanga ini secara teratur.