Tips Memotong Laras Senapan

Tips Memotong Laras Senapan

Tips Memotong Laras Senapan – Laras senapan adalah nyawa paling penting dari sebuah senapan. Hala ini karena jika laras mengalami perubahan sekecil apapun itu maka bisa memberikan pengaruh besar terhadap hasil tembakan dan juga akurasi.

Namun terkadang kita juga sering menemukan berbagai hal yang diluar predisi kita, seperti misalnya laras senapan terbentur bagian ujungnya yang sudah pasti bisa membuat alur laras senapan bagian ujung mengalami kerusakan dimana laras senapan yang sangat panjang dan ingin dipendekkan, atau mungkin saja sudah merasa sangat bosan dengan laras panjang tetapi ingin beli yang baru tidak memiliki budget, dibuang pun sangat sayang.

Untuk beberapa hal seperti yang sudah kami sebutkan diatas kita masih dapat memanfaatkan laras senapan ataupun memperbaikinya secara langsung dengan cara memotong laras senapan tersebut. Ada dua macam cara dan tips yang tersendiri dalam memotong laras senapan berdasarkan dari pengalaman penulis tentunya, yakni pemotongan tepat pada bagian ujung laras senapan dan pemotongan pada bagian pangkal laras senapan.

Pertama, dengan cara memotong laras senapan pada bagian ujung yang mengalami kerusakan atau kepanjangan, sepanjang yang kita inginkan dengan menggunakan mesin bubut. Dengan menggunakan mesin bubut ini mampu untuk menghasilkan potongan yang sangat rapi dan presisi, oleh karena itulah sangat disarankan dalam memotong laras senapan menggunakan alat yang satu ini dan jangan sampai menggunakan gergaji besi ataupun alat yang lainnya.

Kelebihan dalam pemotongan laras senapan tepat di bagian ujung adalah lebih simple karena akan mengalami perubahan yang sedikit, yang mengalami perubahan adalah ukuran panjang dari laras senapan tersebut. Jadi laras senapan bisa dipasang secara langsung dan untuk senapan juga bisa langsung digunakan.

Namun kekurangan dari cara yang satu ini adalah tembakan peluru yang keluar dari laras senapan akan mengikuti bentuk alur ujung laras senapan yang sudah terpotong tadi.

Maksudnya, jika kita perhatikan dengan seksama maka alur laras senapan pada bagian ujung tidak akan membentuk spiral (memutar atau melengkung) tetapi justru membentuk lurus secara rata dengan jarak antara alur atau garis sama. Hal tersebut dimaksudkan sebagai hasil keluaran peluru pada saat senapan ditembakkan agar bisa melaju lurus tepat ke obyek sasaran, dan pastinya juga untuk akurasi senapan.

Jika misalnya alur bagian tersebut mengalami kerusakan atau tergores maka bisa sangat mempengaruhi tingkat akurasi dari peluru senapan, karenanya jika laras senapan bagian ujung kita potong, maka harus benar-benar dipertimbangkan kembali masalah resikonya.

Namun lain halnya jika bagian ujung laras senapan memang sudah mengalami kerusakan karena disebabkan oleh benturan atau hal lainnya, yang memang tidak akan pernah bisa diperbaiki kembali dan menyebabkan peluru senapan arahnya menjadi acak (tidak tentu lagi arahnya), maka langkah amputasi terpaksa harus segera dilakukan!

Jika pemotongan laras sudah selesai dilakukan maka kita bisa langsung mencobanya ke target sasaran atau zeroing, selama masih dapat nitik atau zeroing maka berarti senapan angin masih dapat digunakan. Biasanya tidak akan ada masalah ketika digunakan, selama alur laras senapan pada bagian tengah ataupun yang telah terpotong juga tidak mengalami masalah.

Hanya saja yang membedakan yaitu keluaran peluru senapan yang umumnya mulai dari pangkal laras senapan memutar untuk mengikuti bentuk alur laras senapan yang spiral, lalu keluar untuk mengikuti alur yang rata lurus ke depan maka sekarang ini menjadi memutar terus menerus hingga keluar dari bagian ujung laras.

selengkapnya di https://www.gsasportindonesia.co.id/

Hasil kenaan pada objek ataupun target menjadi berbeda, antara saat masih ada alur rata pada bagian ujung laras senapan dengan pada saat bagian tersebut sudah dipotong. Maka dari itu dibutuhkan setting ulang visor (telescope senapan). Namun selama masih dapat di setting dan juga masih nitik, hal ini bukan menjadi masalah selama senapan masih dapat digunakan untuk kegiatan berburu.

Berikutnya cara yang kedua adalah melakukan pemotong di bagian pangkal laras senapan, cara kedua ini bisa dibilang merupakan kebalikan dari cara pertama. Pertama-tama laras senapan harus dicabut terlebih dahulu dari box receiver.

Dalam langkah ini pemotongannya memang sangat rumit sekali tetapi hasilnya akan jauh lebih aman daripada cara yang pertama. Ketika laras sudah terlepas maka bisa kita potong pada bagian pangkal senapan sesuai dengan yang kita inginkan, tentunya kita harus potongkan ke bengkel bubut agar lebih presisi.

Untuk bentuk pemotongan harus sesuai dengan ukuran semula atau aslinya mengenai diameter laras senapan yang akan masuk ke dalam box ataupun bentuk dan panjang ukuran laras senapan yang masuk ke dalam box, semuanya memang sangat berpengaruh.

Dalam hal ini yang harus diperhatikan adalah bagian lubang angin yang ada tepat di bagian bawah harus ada serta harus presisi ukuran dan juga jarak antara pangkal laras senapan dengan lubang. Semua bisa dipasrahkan langsung kepada ahlinya, yakni tukang bubut terdekat. Dengan demikian kita hanya tinggal menjelaskan mengenai berapakah panjang yang ingin dilakukan pemotongan, untuk ukuran dan bentuknya harus sama.

Pada intinya alur pada pangkal laras senapan memiliki bentuk sama seperti bagian ujung laras senapan yakni terdapat alur lurus rata, kalau pada ujung laras senapan sebagai keluaran peluru atau pellet. Sementara pada bagian pangkal adalah sebagai tempat masuknya peluru atau pellet.

Namun pemotongan pangkal laras senapan dimana alur ratanya akan menjadi hilang dapat tertutupi oleh adanya alur tersebut pada bagian ujung laras karena kita sudah tidak perlu lagi merubah bentuk ujung laras senapan. Sehingga untuk keluaran peluru masih akan tetap sama seperti saat sebelum dilakukan pemotongan.

Hal inilah yang menjadi salah satu kelebihan dari pemotnga pada bagian pangkal laras senapan, laju gerakan peluru dari bagian pangkal nantinya akan mengikuti alur laras senapan, memutar untuk membentuk spiral akhirnya keluar lurus kedpan, jadi sangat diharapkan untuk hasil keluarannya tidak akan berubah banyak, sama halnya seperti sebelum dilakukan pemotongan pada laras senapan. Ketika pemotongan sudah selesai dilakukan maka kita hanya tinggal merakit ulang senapan serta mencoba zeroing ulang pada kertas target ataupun yang lainnya karena pelepasan laras pastinya bisa merubah settingan zeroing dalam setiap senapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.